Chat with us, powered by LiveChat

Watzke Akui Coba Bujuk Klopp Balik ke Dortmund, Meski Tahu Bakal Gagal

CEO Borussia Dortmund Hans-Joachim Watzke mengakui bahwa ia memang sempat mencoba untuk membujuk Jurgen Klopp agar meninggalkan Liverpool dan balik ke Jerman meski tahu bakal gagal.

Dortmund mengalami masa-masa buruk pada musim 2017-18. Usaha mereka agen judi bola untuk memperbaiki prestasi gagal meski sempat berganti pelatih dua kali dari Peter Bosz ke Peter Stoger.

Dalam usahanya untuk bangkit, Watzke kemudian mencoba untuk membujuk Klopp pada Mei 2018. Ia menelpon manajer asal Jerman itu namun menghadapi penolakan.

Pasalnya, Klopp saat itu masih terikat kontrak jangka panjang dengan Liverpool. Di akhir musim, Klopp kemudian berhasil membawa The Reds masuk ke final Liga Champions meski akhirnya dikalahkan oleh Real Madrid.

Di musim berikutnya, Klopp membawa Liverpool kembali ke final Liga Champions. Kali ini ia membawa The Reds menjadi juara setelah mengalahkan Tottenham.

1 dari 2 halaman
Tidak Terkejut
Watzke memang ingin membawa Klopp balik ke Dortmund. Akan tetapi ia juga mengaku tidak terkejut ketika Klopp memilih untuk meneruskan kontraknya di Anfield.

“Saya tahu bahwa Jurgen akan menolak, bahwa ia akan memenuhi kontraknya di Liverpool,” tulis Watzke di buku barunya, Real Love. A Life with BVB, seperti dilansir Goal International.

“Jurgen selalu memenuhi kontraknya. Tapi jika anda ingin mencari jalan baru dan kami harus membangun lapangan baru di BVB, maka setidaknya saya harus menanyakan Jurgen apakah ia mungkin membayangkan itu,” tuturnya.

“Saya tak menduga itu sama sekali, tapi saya tak akan memaafkan diri saya sendiri karena tak mencoba menanyakan hal itu pada saat itu,” ujar Watzke.

2 dari 2 halaman
Jujur
Musim ini Liverpool berpeluang besar untuk jadi juara Premier League. Mereka berdiri kokoh di puncak klasemen sementara rivalnya yakni Manchester City sudah terpeleset tiga kali.

Watzke kemudian membeberkan apa rahasia kesuksesan Klopp. Dikatakannya, manajer berusia 52 tahun itu sukses karena ia adalah sosok yang sangat jujur.

“Yang paling penting dalam hubungan kami adalah dan bahwa kami dapat saling mengandalkan secara membabi buta,” tuturnya.

“Jurgen tidak pernah berbohong pada saya. Ia selalu jujur, bahkan dalam pekerjaan. Dan saya tidak pernah berbohong padanya,” tegasnya.

“Bahkan dalam fase yang paling sulit, di musim perpisahan, ketika kami jatuh ke tempat terakhir beberapa saat sebelum perpisahan di Bundesliga, itulah masalahnya. Itu terdengar sangat jelas ketika Anda mengatakan itu, tapi saya sudah mengalaminya. dengan cara yang berbeda dalam bisnis ini dan dengan pelatih lain,” pungkas Watzke.  agen poker